PERBANYAKAN TANAMAN SECARA VEGETATIF

PERBANAYAKAN VEGETATIF TANAMAN METODE KONVENSIONAL

Perkembangbiakan tanaman secara vegetatif Merupakan pembiakan menggunakan bagian – bagian tanaman dimana, kesanggupan tanaman membentuk kembali jaringan – jaringan dan bagian – bagian lain membentuk tanaman baru.
Proses pembiakan vegetatif  digolonkan menjadi dua yaitu: secara alamiah sempurna contoh: tunas dan akar. Dan secara Buatan ( manusia ) contoh : contoh cangkok, setek, sambung, tempel, dan lain – lain.
Penyebab utama : banyak tanaman tak akan menyerupai induknya bila dibiakan dengan biji. Keuntungan dan kerugian  pembiakan tanaman secara vegetatif:
Keuntungan : Tanaman akan cepat berbuah / menghasilkan, dan Sifat – sifat tanaman yang tumbuh sama dengan induknya
Kerugian : Pohon induk sering rusak bentuknya, Produksi pohon induk menurun, dan Perakaran kurang baik, sehingga mudah rebah dan membutuhkan sanggakan / tunjangan. Pembiakan Tanaman dengan Sambung dan Okulasi merupakan Perkembangbiakan tanaman secara vegetatif dengan metode konvensional  yang meliputi:

I. MENYIAPKAN TEMPAT PEMBIBITAN
II. MENYIAPKAN BAHAN TANAMAN
III. MELAKUKAN PENYAMBUNGAN
IV. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PENYAMBUNGAN
V. MELAKUKAN OKULASI ATAU PENEMPELAN
VI. MEMELIHARA BIBITc

GLOSARIUM

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.